h1

Diskusi Sekitar Penilaian Afektif

Desember 7, 2007

BUZZ!!!sunarto2050: Halo dimana pak. ?
ANOM UTOMO: dikantor
ANOM UTOMO: dimana nih?
sunarto2050: pak, sosialisasi tentang permen no 20 (penilaian) sejauh mana??
sunarto2050: Ada hal yang sangat esensial dengan penilaian afektif.
ANOM UTOMO: apa itu?
sunarto2050: Kepribadian oleh Guru PKn dan akhlak Mulia oleh Guru Agama
ANOM UTOMO: kepribadian dilakukan oleh guru PKN dengan masukan dari guru lain
ANOM UTOMO: demikian juga agama, yang membuat nilai guru agama tapi tidak hanya dia yang menilai, ada masukan dari guru lain
sunarto2050: Ya. tapi diperlukan mekanisme yang jelas. serta perlu juga indikator2 yang perlu segera di sepakati.
ANOM UTOMO: Kalau saya punuya ide begini
ANOM UTOMO: prinsipnya semua murid dapat nilai tertinggi
ANOM UTOMO: kemudian pelanggaran mengurangai nilai itu
sunarto2050: Pada Rapat MKKS kemaren belum ada pemahaman yang sama, padahal penerimaan rapot tinggal 2 minggu lagi.
sunarto2050: Kalau ide saya agak berbeda, sekolah merumuskan indikator kepribadian dan Akhlak mulia, lalu indikatior tersebut penilaiannya digunkan skor/skala likert 1-5.
ANOM UTOMO: yang perlu disepakati adalah berapa skor pengurangan setiap pelanggaran atau penyimpangan
sunarto2050: terus dibuat kategori, sesuai Permen tersebut ada 4 kategori.
sunarto2050: Siapa yang melakukan penyekoran?
sunarto2050: sesuai permen mestinya semua guru memberikan skor kan?
ANOM UTOMO: ya betul
ANOM UTOMO: tinggal disepatai pelanggaran ringan itu apa saja dan berapa skornya
sunarto2050: inilah masalahnya.
sunarto2050: pembelajaran telah berakhir minggu ini, minggu besok sdh pelaksanaan uu akhir smt.
ANOM UTOMO: tidak masalah
ANOM UTOMO: adakan saja musyawarah dengan guru
sunarto2050: Artinya penilaian dilakukan sudah pada saat poses belajar.
ANOM UTOMO: sepakati kelompok pelanggaran yang masuk ringan sedang dan berat
ANOM UTOMO: terus kumpulkan catatan masing-masing guru atau apa yang pernah dilihat oleh guru
sunarto2050: Rapotnya sdh mengakomodir penilaian ini apa belum?
ANOM UTOMO: rekap hasilnya, terus di skor
sunarto2050: Ada kabar, surat edaran dr prov. masih menggunakan rapot spt th lalu. apa benar??
ANOM UTOMO: ya benar
ANOM UTOMO: saya secara pribadi masih sependepat dengabn raport itu
ANOM UTOMO: karena minimal kita diikat untuk melakukan penilaian yang agak komplit
ANOM UTOMO: kalau nilai hanya satu per mapel, saya khawatir penilaian kita nggak menyeluruh
sunarto2050: Kalau rapotnya sama dg th lalu berarti belum bisa melaksanakan permen ini..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: